Strategi pemasaran Adaptif terbaik di era digital

Strategi pemasaran adaptif adalah strategi pemasaran yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi pasar agar lebih efektif. tujuannya untuk memaksimalkan capaian target pemasaran dan penjualan.

Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya, demikian kira kira gambaran setiap pelaku sejarah berdasarkan masanya. Ungkapan ini dapat kita jadikan pedoman dalam dunia bisnis dan pemasaran. Setiap strategi pemasaran ada masanya, setiap masa ada strategi pemasarannya. 

Hal ini menunjukkan bahwa satu strategi pemasaran mungkin tepat dan baik pada masa tertentu, dan belum tentu tepat digunakan pada masa yang lain. Dalam pemasaran terdapat banyak sekali konsep dan strategi, misalnya strategi pemasaran 7P, strategi pemasaran 4P, strategi bauran pemasaran dan secara praktis ada multi level marketing, ada digital marketing, ada sosial media marketing, AI marketing dan lain sebagainya. 

Untuk dapat bersaing di era pasar digital saat ini, dibutuhkan strategi adaptif agar lebih efektif sesuai masanya.

Strategi pemasaran Adaptif terbaik yang bisa anda coba

Strategi Pemasaran adalah aspek penting dalam keberhasilan suatu bisnis. Sebaik apapun produk bisnis anda, jika tidak ada pasarnya, maka akan sia sia. Cocrane, 2010 dalam konsep teori resiliensi menyatakan salah satu dari 3 aspek kebertahanan adalah forces market harness memanfaatkan kekuatan pasar. Tentunya hal ini harus disertai dengan strategi yang tepat. Lalu kira kira apa kombinasi adaptif strategi pemasaran terbaik di era digital? berikut rekomendasinya

Strategi pemasaran adaptif

Adaptasi strategi pemasaran 4p Menjadi S.A.V.E  (Solution, Access, value dan education)

Strategi pemasaran 4P (Product, Place, Price, Promotion) telah lama dikenal dan dinilai efektif. Namun diera digital saat ini, dimana sistem transaksi sudah berubah tentu saja membutuhkan adaptasi dan kombinasi strategi pemasaran agar semakin efektif. Dapat dibayangkan, setiap orang dapat mengakses marketplace atau ecommers, dan dengan mudah membandingkan harga. Produk sejenis pun sangat banyak beredar, mereka juga tidak dipisahkan oleh jarak dan waktu.

Salah satu pilihan terbaik saat ini, mengkombinasikan atau mengadaptasikan strategi pemasaran 4P dengan sistem model S.A.V.E

Dirilis dari mnews.co.id bahwa strategi pemasaran saat ini berkembang sangat pesat, bahkan strategi tertentu dalam situasi pasar online saat ini dianggap “Basi”. oleh karenanya perlu menambahkan atau melengkapi dan adaptasi dengan konsep pemasaran baru yang lebih relevan. diantaranya dengan konsep S.A.V.E (Solution, Access, value dan education). model atau konsep SAVE ini sangat cocok menggantikan konsep pemasaran 4P. bagaimana caranya? berikut ini penjelasannya:

P pertama adalah Product ganti dengan S (Solution)

Di era globalisasi saat ini, produk berkembang dengan pesat. satu fungsi produk bisa terdapat puluhan bahkan ratusan produk sejenis. product dalam strategi pemasaran 4p saat ini tidak lagi menjadi andalan. maka saatnya merubahnya menjadi S (Solution). tujuan utama konsumen dalam keputusan membeli produk adalah pemenuhan kebutuhan, dan ini adalah sebuah solusi bagi konsumen. 

oleh karena itu, sebagai pemasar, lebih baik menekankan pada aspek Solusi yang ditawarkan oleh Produk. jadi kombinasi produk (P) dengan Solusi (S) merupakan satu model adaptif yang akan efektif dalam persaingan pasar di era digital. dalam memasarkan produk, anda bisa lebih menampak dan menawarkan solusi yang bisa diberikan oleh produk anda. bukan sekedar memuaskan dari dari kepemikian produk, tapi SOLUSI.

P yang kedua adalah Place atau tempat ganti dengan A (Accessibility)

Era pemasaran 4P, tempat memanglah satu aspek penting yang menunjang keberhasilan pemasaran produk. semakin strategis, maka akan semakin besar peluangnya untuk mendatangkan pelanggan. namun, di era pasar digital, penjual dan pembeli tidak lagi dibatasi oleh tempat atau lokasi. oleh karena itu, anda perlu mengganti Place menjadi A (Access) dalam strategi pemasaran anda. 

misalnya, dalam pasar digital saat ini anda memakai platform website untuk pemasaran. maka anda harus memperhatikan Accessibility website anda. anda harus membuat website yang responsif, bisa dan mudah diakses oleh semua device, web yang mobile friendly. karena hampir 70% pengunjung berasal dari device mobile atau handphone.

Selain itu, anda harus menjamin, web toko online anda selalu online, tidak down. Akses pembayaran juga bisa menjadi pertimbangan. misalnya semakin banyak metode pembayaran yang anda tawarkan, berarti pembeli mendapatkan banyak akses dalam sistem toko online anda. Anda bisa menambahkan banyak pembayaran, misalnya metode transfer bank (banyak bank jangan hanya satu atau dua), VA, dan fintech lainnya.

P ketiga Price atau harga, Ganti dengan V (Value) atau Nilai

saat ini, produk sejenis sangat banyak, satu kegunaan atau fungsi barang bisa terdapat puluhan bahkan ratusan produk yang sama. dan grade hargapun sangat variatif dan kompetitif. era pasar digital, calon pembeli dapat dengan mudah membandingkan harga satu produk dengan produk yang sama dari tempat berbeda hanya dalam hitungan menit. 

oleh karena itu, anda harus memiliki “nilai lebih” dari harga produk atau jasa anda. pada point ini, soft selling sangat penting diterapkan. anda harus fokus pada persaingan penawaran “Value” atau nilai dari harga produk/jasa yang anda tawarkan. jangan fokus pada harga yang kompetitif. Value atau nilai lebih bisa anda bidik dari nilai produk/jasa, pelayanan toko anda, ataupun layanan after sales. intinya apa sih nilai lebih yang pelanggan dapatkan jika membeli produk atau jasa dari anda.

P ke empat adalah (Promotion) Promosi, ganti dengan E (education)

Point Edukasi ini bisa anda kombinasikan dengan Value atau nilai diatas (Point 3). misalnya, anda menjual produk makanan sehat, anda bisa menambahkan edukasi bagaimana menjaga kesehatan, tips bagaimana cara makan yang sehat.

atau misalnya anda menjual handphone, kasihlah edukasi tips merawat handphone tetap awet, tips menjaga batrey handphone agar tahan lama. dengan demikian, tips dan edukasi tersebut akan menjadi soft selling dan menjadi nilai tambah bagi calon pelanggan anda. 

itulah tips adaptasi dari strategi pemasaran 4P menjadi SAVE di era pasar digital saat ini. Semoga bermanfaat.

 

 

Leave a Reply