New: Penjelasan Lengkap Tentang Fintech era 21

Fintech atau Finansial Technology secara etimologi adalah teknologi keuangan. Artinya sistem keuangan yang memanfaatkan teknologi dalam pelayanan, dan manajemen pengelolaannya. Tujuannya adalah efektifitas, efisiensi serta kemudahan bagi masyarakat. sebagai referensi literasi teknologi keuangan, berikut ini kami sajikan Penjelasan lengkap tentang fintech.

sementara secara terminologi, Fintech merupakan hasil inovasi teknologi khusus dalam bidang finansial yang memungkinkan semua proses termasuk transaksi keuangan, pembayaran, pinjaman / kredit, monitoring keuangan, dan aktivitas finansial lainnya dapat dilakukan secara instant, kapan pun dan dimanapun selama persyaratan infrastruktur teknologi terpenuhi.

Dengan adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat menuju dunia virtual. Teknologi juga bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan penghasilan dengan profesi dan sumber pendapatan baru. untuk memenuhi kebutuhan masyarakat virtual Teknologi juga menghasilkan inovasi di bidang jasa keuangan yang dikenal sebagai Fintech atau Financial technology.

Kehadiran fintech tersebut bisa memudahkan dan mempercepat aspek layanan keuangan dalam perusahaan jasa keuangan. Untuk itu Anda perlu memahami penjelasan lengkap tentang fintech yang memiliki peran yang sangat penting bagi jasa keuangan.

Pada dasarnya fintech telah dibangun dalam suatu sistem yang bertujuan untuk menjalankan mekanisme transaksi keuangan yang lebih spesifik. Bahkan saat ini fintech sendiri semakin populer seiring dengan berkembangnya berbagai perusahaan startup. Nah jika ingin mengetahui lebih jelas mengenai informasi seputar fintech, yuk simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

Berbagai Penjelasan Lengkap Tentang Fintech

penjelasan lengkap tentang fintech

Agar Anda lebih memahami apa itu fintech yang berperan penting dalam sektor keuangan digital, yuk simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

1.     Definisi Tentang Fintech

Menurut dari penjelasan NDRC (National Digital Research Centre) mendefinisikan fintech atau Financial Technology sebagai suatu inovasi dalam bidang jasa keuangan, artinya dalam bentuk inovasi ini berupa inovasi dalam hal finansial dengan sentuhan teknologi modern. Jadi bisa disimpulkan bahwa fintech yang merupakan gabungan dari jasa keuangan dengan teknologi sehingga mampu mengubah model bisnis yang awalnya dalam bentuk konvensional menjadi modern.

Baca Juga : Fintech Modern Vs Fintech Konvensional

Selain itu dalam berbagai perusahaan startup hadirnya fintech tersebut mampu membantu memaksimalkan penggunaan teknologi dengan tujuan mengubah, mempertajam, atau mempercepat berbagai aspek layanan keuangan. Sehingga fintech bisa dikatakan sebagai cara pembayaran yang mencakup berbagai aspek, seperti transfer dana, pengumpulan dana, pinjaman dana, hingga pengelolaan aset yang bisa mempercepat dan mempersingkat pemanfaatan teknologi. singkatnya, Fintech merupakan representasi dari inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam konteks Finansial.

2.     Cara Kerja Fintech

Fintech yang disebut sebagai salah salah satu bidang usaha sophisticated dengan pegintegrasian pengelolaan bidang keuangan, penyimpanan, distribusi uang dan teknologi, sehingga menghasilkan cara kerja yang kompleks dan bercabang sesuai dengan bidang layanan untuk masyarakat. Sebagai contoh pada layanan fintech penyedia kredit dimana akan menerima pendataan dari masyarakat sebagai nasabah kredit.

Dalam hal tersebut nantinya setelah nasabah melakukan verifikasi data serta penjaminan ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Indonesia (BI), fintech akan mencairkan dana ke toko elektronik tempat nasabah mengajukan kredit. Kemudian pinjaman elektronik akan mengirimkan pesanan kepada nasabah berdasarkan mandat fintech dimana akan dikenakan bunga di setiap pembayaran dan dengan bunga itulah fintech melaksanakan kegiatan operasionalnya.

3.     Sejarah Fintech

Agar penjelasan lengkap tentang fintech bisa lebih detail maka Anda melihat dari Sejarah dan perkembangan fintech yang dilalui dalam berbagai era, berikut penjelasannya.

BACA JUGA  New: Mengenal Fintech E Aggregator beserta Fungsinya

A.     Era Fintech 1.0

Hadirnya keuangan digitalisasi ini dimulai pada tahun 1886 dimana pada saat itu masih memanfaatkan kabel telegraf transatlantik yang dipasang, bahkan kabel tersebut juga terdapat globalisasi dari tahun 1866 hingga tahun 1913. Lalu 5 tahun berikutnya telah lahir sistem pengiriman elektronik yang bernama Fedwire tepatnya pada tahun 1918, selanjutnya telah terjadi perubahan besar dalam sistem pengiriman uang dengan terciptanya kartu kredit tepatnya di tahun 1950.

B.     Era Fintech 2.0

Selanjutnya pada era fintech 2.0 dimana perkembangannya telah tercipta Anjungan Tunai Mandiri atau ATM pada tahun 1967, seiring dengan hal tersebut juga berkembang internet dan e – commerce yang sangat banyak bermunculan. Tidak hanya itu juga ikut hadir banyaknya layanan internet banking dan situs penjualan saham secara online, tapi sayangnya period in sempat terhenti karena adanya krisis ekonomi pada tahun 2008.

C.     Era Fintech 3.0

Pada periode selanjutnya setelah terjadinya krisis ekonomi di tahun 2008, dimana pada saat ini banyak orang yang tidak percaya pada dunia perbankan tradisional. Dalam hal tersebut akhirnya banyak orang yang menjadikan peluang untuk melahirkan startup pada bidang jasa keuangan seperti layanan pembayaran online, pinjaman online, crowdfunding, dll.

Selain itu pada era ini juga bermunculan smartphone yang bisa digunakan sebagai mobile banking dari awal dekade hingga tahun 2000 – an dan bahkan juga turut hadir pula Bitcoin sebagai bentuk alternatif investasi.

Investasi syariah

4.     Manfaat Fintech Untuk Masyarakat

Dengan hadirnya Financial Technology atau yang disebut dengan fintech ini membawa dampak baik, terutama dalam dunia keuangan. bahkan fintech juga memiliki kontribusi positif yang signifikan di masa pandemi COVID-19 sebagaimana dirilis oleh Kementrian keuangan republik Indonesia. berikut adalah penjelasan lengkap tentang fintech melalui dari beberapa manfaat fintech.

A.     Memudahkan Dalam Transaksi Keuangan

Manfaat pertama dari adanya fintech adalah memudahkan dalam proses transaksi keuangan, seperti halnya pada saat Anda melakukan transaksi finansial dimana tidak perlu mengantri ke bank atau tempat jasa penyedia layanan keuangan layanan lainnya. Tapi berbagai kegiatan transaksi tersebut bisa dilakukan hanya melalui smartphone saja, maka segala aktivitas keuangan bisa diselesaikan.

perkembangan dan kemajuan teknologi telah mendorong transformasi mode bisnis ke arah traksaksi elektronik virtual. Baik berbasis Web maupun gadget smartphone. transformasi bisnis ini tentu saja berimplikasi pada Mode transaksi keuangan juga. Cara Pembayaran atau transaksi keuangan konvensional harus bergeser mengikuti dinamika bisnis digital.

Mode transaksi keuangan digital dengan teknologi finansial semakin menguat penggunaannya seiring dengan merebaknya pandemi covid-19 yang menuntut pembatasan interaksi, termasuk dalam transaksi keuangan.

Perkembangan teknologi keuangan juga mendorong berbagai stakeholder untuk berkontribusi. Negara dengan otoritas jasa keuangan juga mengatur aktifitas dan mengawasi transaksi digital Fintech. intinya kemajuan teknologi informasi (TI) merupakan primum mobile lahirnya fintech di dunia ini. dan menyediakan segala kemudahan dalam transaksi keuangan.

B.     Menyediakan Layanan Akses Pendanaan yang Lebih Baik

Dengan dukungan teknologi keuangan berupa fintech yang berkembang dengan pesat, maka bisa menjangkau dan melayani kebutuhan akses pendanaan yang lebih baik untuk masyarakat. Dengan begitu banyak orang akan memahami tentang bagaimana cara mendapatkan bantuan pendanaan dalam menunjang berbagai kegiatan harian terutama dalam hal keuangan.

C.     Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat

Manfaat fintech dalam hal ini masih berhubungan dengan manfaat sebelumnya, dimana setelah masyarakat mendapatkan akses pendanaan yang lebih baik maka masyarakat pun bisa menggunakan dana tersebut untuk membiayai kebutuhan konsumtif atau produktif mereka. Sehingga kesejahteraan atau taraf hidup mereka bisa meningkat terutama dalam hal finansial.

D.     Bisa Mendukung Inklusi Keuangan

Disebut dengan inklusi keuangan adalah dimana pada suatu kegiatan dalam masyarakat yang terlibat dalam transaksi ekonomi, seperti jual – beli, iuran, hingga simpan pinjam. Jadi dengan adanya fintech maka bisa mendukung dan meningkatkan inklusi keuangan dalam masyarakat bahkan juga menjembatani berbagai transaksi ekonomi.

E.     Mempercepat Perputaran Ekonomi

Manfaat terakhir dengan adanya fintech adalah bisa mempercepat lajunya perputaran ekonomi,artinya dalam akses keuangan dan kemudahan bertransaksi mendorong arus perputaran ekonomi semakin cepat dan praktis. Hal tersebut dibuktikan dari para pelaku usaha yang mana bisa mendapatkan modal dengan bunga yang rendah melalui pinjaman online sebagai salah satu produk fintech.

BACA JUGA  New: 4 Tips Agar Tidak Tertipu Fintech Lending

5.     Dasar Hukum Regulasi Fintech di Indonesia

Semakin kuat laju arus teknologi dalam sistem pembayaran secara digital maka hal tersebut mendorong Bank Indonesia sebagai bank sentral Republik Indonesia untuk memastikan lalu lintas pembayaran digital yang telah terpenetrasi oleh teknologi.

Sehingga laju lalu lintas digitalisasi keuangan bisa berjalan dengan tertib dan aman serta bisa mendukung pilar – pilar dalam pencapaian visi dan misi Bank Indonesia sendiri. Oleh karena itu hadirnya digitalisasi keuangan seperti fintech telah diatur oleh pemerintah melalui penerbitan regulasi oleh Bank Indonesia, berikut dasar hukum fintech.

  • Regulasi pertama pemerintah untuk fintech bisa dilihat dari adanya Surat Edaran Bank Indonesia No. 18/22/DKSP mengenai Penyelenggaraan Layanan Keuangan Digital
  • Regulasi kedua telah ditetapkan oleh Peraturan Bank Indonesia dengan No. 18/17/PBI/2016 dimana yang mengatur segala hal terkait dengan Uang Elektronik.
  • Regulasi ketiga telah diatur oleh Peraturan Bank Indonesia dengn No. 18/40/2016 yang menetapkan Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran.

Baca Juga : 20+ fintech legal di Indonesia

6.     Jenis – Jenis Fintech di Indonesia

Selanjutnya penjelasan lengkap tentang fintech bisa dilihat dari adanya berbagai jenis produk inovasi dari fintech yang bisa membantu aktivitas keuangan sehingga bisa menunjang kehidupan masyarakat. Jenis – jenis fintech yang ada di Indonesia adalah:

  1. Fintech P2P Lending
  2. Fintech Crowdfunding
  3. Fintech E – Wallet
  4. Fintech Microfinance
  5. Fintech Payment Gateway
  6. Fintech Investasi
  7. Fintech Bank Digital
  8. Fintech Aggregator

Berikut adalah penjelasan lengkap tentang jenis produk fintech yang tengah berkembang di Indonesia pada era sekarang.

penjelasan lengkap tentang fintech, Jenis - Jenis fintech di indonesia
informatika.unida.gontor.ac.id

A.     Jenis Produk Peer – to – Peer Lending (P2P Lending)

Untuk produk fintech pertama yang tengah populer adalah P2P Lending (Peer – to – Peer Lending), dimana pada jasa keuangan ini akan menyediakan peminjaman dana untuk modal usaha atau dalam memenuhi kebutuhan para nasabah. Salah satu contoh yang bisa Anda lihat pada umumnya dari jenis fintech ini adalah dimana jasa tersebut akan membantu para pelaku usaha untuk memperoleh modal dengan cepat secara online.

Baca juga : New: Jenis Fintech P2P Lending yang Perlu Anda Ketahui

Jenis produk P2P Lending tersebut bisa berupa platform pinjaman online atau yang biasa yang  dikenal dengan pinjol. Karena produk jenis ini sangat populer dan banyak digunakan maka Anda harus tetap berhati – hati dalam memilih produk fintech seperti pinjaman online tersebut dan pastikan jasa pinjol tersebut sudah legal dan telah terdaftar dalam OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Karena juga terdapat  jasa pinjaman online yang bersifat ilegal sehingga bisa menipu atau menggelapkan uang dari nasabahnya untuk itu Anda harus tetap waspada.

B.     Jenis Produk Crowdfunding

Selanjutnya juga terdapat produk fintech yang berupa Crowdfunding, dimana jenis produk ini disebut sebagai platform yang akan mempertemukan antara pihak membutuhkan dana dengan pihak donatur dengan jaminan transaksi secara aman dan mudah. Selain itu fintech jenis ini tidak hanya sebagai pengumpulan donasi saja namun juga diterapkan dalam pengembangan usaha untuk menemukan investor dan pelaku bisnis.

baca juga: Fintech Crowdfunding di Indonesia yang Diawasi OJK 2022

C.     Jenis Produk E – Wallet

Produk dompet digital atau bisa disebut sebagai e – wallet yang secara umum berperan sebagai penyedia tempat penyimpanan uang secara elektronik bagi pengguna atau nasabahnya. Jadi manfaat dari adanya e – wallet ini berfungsi untuk mempermudah pengguna dalam melakukan pencairan dana pada transaksi yang dilakukan pada beberapa aplikasi, seperti marketplace, merchant apps, dan platform sejenis lainnya.

D.     Jenis Produk Microfinance

Salah satu jenis fintech selanjutnya adalah berupa micro finance, yang  merupakan suatu layanan dari perusahaan fintech dengan perannya sebagai pembantu masyarakat kelas menengah atau kebawah untuk menunjang kehidupan dan keuangan mereka melalui penyedia layanan finansial.

E.     Jenis Produk Payment Gateway

Payment gateway merupakan salah satu jenis produk fintech yang merupakan suatu sistem fintech dengan layanan otorisasi pembayaran melalui transaksi online, salah satu produknya adalah berupa paypal.

Baca juga : Daftar Fintech Payment Legal Untuk Transaksi Anda

BACA JUGA  Cara download jurnal internasional gratis 2022

F.     Jenis Produk Investasi

baca juga: 4 Platform Fintech Untuk Investasi, anda harus coba!

Sejalan dengan perkembangan dunia digitalisasi keuangan seperti fintech yang bisa berupa produk investasi dimana prosesnya bisa dilakukan dengan mudah. Selain itu saat ini banyak sekali tersedia instrumen investasi yang telah bermigrasi melalui aplikasi online sehingga bisa memudahkan para investor dalam menanamkan modalnya.

baca juga : 4 Tips Mudah Memilih Fintech Investasi Di Indonesia

G.     Jenis Produk Bank Digital

Penjelasan lengkap tentang fintech berupa pada jenis produknya yaitu bank digital, dimana pada transaksi bank digital ini 100% dilakukan secara digital, mulai dari pendaftaran rekening hingga bahkan untuk proses manajemen asetnya. Perlu Anda ketahui bahwa jenis produk bank digital ini berbeda dengan mobile – banking karena dalam proses transaksi dari m – banking ini masih mengandalkan bank offline namun jika pada bank digital 100% transaksinya akan dilakukan secara elektronik.

Untuk jenis produk fintech berupa bank digital di indonesia adalah seperti, One Mobile yang telah dirilis oleh OCBC NISP, dimana merupakan suatu entitas digital yang berdiri sendiri dengan manajemen aset yang terpisah dari rekening non – digital.

H.     Jenis Produk Aggregator

Jenis produk fintech agregator ini juga tidak kalah penting, dimana produk market aggregator berperan sebagai pembanding suatu produk keuangan dengan mengumpulkan berbagai informasi tentang tips finansial dan data finansial yang akan dijadikan sebagai referensi oleh pengguna. Selain itu tujuan dari produk ini agar Anda sebagai pengguna bisa mendapatkan informasi yang lebih akurat lagi sebelum akhirnya memilih produk keuangan yang lebih tepat.

Baca juga : New: Mengenal Fintech E Aggregator beserta Fungsinya

I.       Jenis Produk Payment, Clearing, dan Settlement

Semnatara untuk jenis produk ini tentunya sudah banyak digunakan oleh masyarakat dalam bertransaksi secara online, seperti dalam melakukan pembayaran pada berbagai merchant yaitu untuk biaya transportasi umum atau bahkan ojek online. Jadi adanya produk fintech ini bisa memudahkan Anda dalam melakukan berbagai proses transaksi sehari – hari.

7.     Penerapan Fintech Dalam Perusahaan dan Sektor Keuangan

Saat ini penerapan fintech tidak hanya pada perusahaan startup saja, namun berbagai layanan perbankan atau bahkan perusahaan besar lainnya juga mulai mengintegrasikan digitalisasi dalam keuangan dengan tujuan agar proses transaksi lebih cepat, aman, dan efisien, berikut contohnya.

  • Salah satu produk yang menerapkan fintech yaitu bank digital dimana bisa memungkinkan para nasabah untuk mengakses seluruh fitur perbankan hanya dengan ponsel Anda. Hal tersebut bisa dilihat dari berbagai fitur utamanya, seperti analisa pengeluaran, tabungan cerdas, cashback, dukungan berbagai mata uang, dan fitur keamanan lainya.
  • Selanjutnya terdapat mobile payment dimana semua jenis transaksi pembayaran bisa Anda lakukan hanya depan smartphone Anda.
  • Insurance merupakan salah satu produk inovasi dalam hal asuransi sentuhan teknologi, dimana bisa meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, meningkatkan penilaian risiko, serta memberikan pengalaman asuransi yang lebih baik untuk kliennya.
  • Produk selanjutnya adalah berupa digital lending and credit dimana penerapan teknologi dalam dunia perbankan yang lebih terbuka dan memberikan akses kemudahan dalam melakukan pinjaman dana tanpa harus terlibat dalam bank tradisional.

8.     Kesimpulan

Memang pada awalnya kehadiran fintech dianggap sebagai disrupsi yang bisa mengancam sektor konvensional hingga berpotensi menghilangkan lapangan pekerjaan. Namun seiring berjalannya waktu anggapan tersebut mulai berubah dimana hadirnya fintech yang menjadi bagian dari integral dalam solusi perekonomian, terutama terkait dengan inklusi keuangan maka fintech ini memegang peran yang penting.

Dimana yang pada awalnya digitalisasi keuangan telah dianggap sebagai disrupsi maka justru saat ini bisa menjadi solusi dalam proses pemulihan ekonomi. Selain itu dengan kehadiran fintech ini bisa mendorong proses transaksi dengan menciptakan transaksi yang aman, mudah, cepat, murah dan efisien, terutama bagi para pelaku UMKM yang bisa mendorong terciptanya inklusi keuangan.

bisa jadi suatu saat ini fintech akan menjadi fenomena hyperrealitas layanan jasa keuangan. dimana, realitas pelayanan jasa keuangan konvensional akan tergantikan oleh realitas baru berupa teknologi financial ini.

Nah itulah penjelasan lengkap tentang fintech yang sangat berperan penting dalam berbagai bidang atau sektor keuangan, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Reply