Ingin Hajad terkabul? amalkan Surat Alfathehah!

  • April 18, 2022
  • 119 Views
Ingin Hajad terkabul - keutamaan surat al fathehah

Ingin hajad terkabul – dalam agama diajarkan selain berikhtiar juga harus berdoa. berikut ini amalan surat al fathehah untuk sarana mewujudkan hajad agar terkabul. tentunya dengan pertolongan dan ketentuan Allah SWT.

Keutamaan Surat Al fathehah – Al fathehah Lima Quriat Laha Surat Al Fathehah fadhilahnya sangat luas, tergantung apa tujuan dari si pembaca. Demikian ungkapan yang sering kita dengar dalam menggambarkan keutamaan surat Al fathehah.

Ingin Hajad terkabul? amalkan Surat Alfathehah!

Tidak dipungkiri, dalam kehidupan saat ini, manusia memiliki berbagai keinginan dan tujuan yang menjadi target dalam kehidupannya. Adakalanya tujuan jangka pendek, temporer dan tujuan jangka panjang.

Tak jarang pula, kita sering dihadapkan pada persoalan yang menghalangi pencapaian tujuan dalam kehidupan. Problem solving yang diterapkan pun beragam. Adakalanya dengan sepenuhnya menerapkan metode ilmiah, logis dan rasional. Namun tidak sedikit pula yang mencoba cara spiritual, dan metode riyadhoh.

Keduanya memiliki alasan logis yang menjadi pedoman dalam menjalankan ikhtiar nya. Jika anda adalah orang yang percaya bahwa masalah didunia ini hanya bisa diselesaikan secara rasional, logis dan terukur, maka anda termasuk orang dalam golongan rasionalisme atau bahkan positivism.

Namun, jika anda percaya, bahwa hakekat kebenaran, termasuk problem solving didunia ini ada kekuatan transendental yang menyertainya, ada kekuatan atau kebenaran yang sifatnya “ilahiah” maka anda termasuk Illuminosianisme atau exoterisme.

Terlepas dari itu semua, kita diajarkan dalam keseimbangan (equilibirum), sebagai mana sistem kehidupan ini “didesign” untuk selalu berada dalam keseimbangan. Do’a dan ikhtiar inilah yang kemudian menjadi kalimat Pamungkas dalam menyelesaikan masalah dan upaya mencapai tujuan.

Jika dalam kehidupan ini terbagi dalam beberapa sub sistem, maka sub sistem Politiklah yang menjalankan fungsi Goal Attainment atau pencapaian tujuan. Nah secara pribadi bagaimana anda dalam mengupayakan capain tujuan anda. Bagaimana dengan sistem dalam diri kita dalam mencapai tujuan?

Keutamaan surat Al-Fathehah sebagai sarana mewujudkan Hajad

ingin hajad terkabul, amalkan surat al fathehah

Sebelum lebih jauh, perlu kita pahami terlebih dahulu, dan kita “tata” dulu niat, tujuan dan pemahaman kita, dalam konteks amalan-amalan fadhilah seperti ini, agar tidak keliru dalam keyakinan kita.

Pertama – kita mengamalkan suatu amalan niatkan untuk beribadah kepada Allah, termasuk berdoa itu sendiri pada hakekatnya adalah dalam rangka beribadah menjalankan perintah Allah, bukan sekedar meminta kepada Allah. Jika doa kita dikabulkan itu sesungguhnya adalah “bonus” pahala didunia ini.

Jadi, Kita berdoa dalam rangka menjalankan perintah Allah “ Berdoalah “mintalah” kepadaku, niscaya akan aku kabulkan” demikian perintah Allah kepada kita dalam hal berdoa.

Kedua – Doa sebagai sarana penyeimbang “akal dan hati”. Sejak  abad kegelapan, terjadi “perseteruan’ antara akal dan hati (ilmiah, logis, rasional) dengan (agama, teologi, ketuhanan). dimana akal mengajarkan “berfikirlah dahulu, barulah beriman” artinya jika ajaran itu masuk akal, rasional dan logis, barulah kamu Beriman, begitu juga sebaliknya. Demikian kira kira dialektika Akal dalam keimanan pada masa itu.

Sementara itu, Hati mengajarkan, Berimanlah dahulu, baru kemudian berfikir dengan Akal. hingga masa pencerahan (renaissance) “perseteruan” ini memakan cukup banyak korban. Misalnya Galileo  dihukum mati karena pemahamannya (akal) bertentangan dengan ajaran teologi gereja (hati).

Islam mengajarkan keseimbangan dalam usaha mencapai tujuan. Ikhtiar atau berusaha disertai doa dan bertawakkal kepada Allah. Tuhan tidak akan merubah suatu kaum, sehingga mereka berusaha merubah diri (keadaannya) sendiri” , dan Ketika kalian bermaksud menggapai tujuan, maka bertawakkal lah kepada Allah.

Terdapat satu hal menarik dalam Atsar Sayyidina Ali Karramallah waj-hah.. barang siapa menyangka bahwa tanpa berusaha ia akan sampai kepada tujuannya maka ia adalah pemimpi, dan barang siapa menyangka dengan kerja keras ia pasti akan berhasil maka ia termasuk orang yang tidak butuh pada tuhan.

Dalam konteks ini kita diajarkan selain berusaha dengan kerja keras, kita juga tidak boleh melupakan harapan melalui doa dan tawakkal kepada Alllah.

Apa hubungannya dengan amalan dan wirid ? amalan dan bacaan wirid sesungguhnya untaian kalimat toyyibah yang mengandung energi positif, yang diharapkan memberikan nilai positif pada pembacanya. Kumpulan kalimat kalimat toyyibah tersebut merupakan bentuk afirmasi positif yang akan mendorong seseorang untuk “menemukan” jalan terbaik untuk mencapai apa yang diinginkannya. Tentu saja ini disertai dengan ketentuan tuhan.

Dalam kesempatan lain, tuhan juga mengajarkan keseimbangan dalam mencapai kebahagiaan kehidupan baik di dunia maupun diakherat.

Kiranya cukup ya penjelasan bagaimana seharusnya kita menyikapi doa sebagai sarana menggapai tujuan. Berikut ini akan diuraikan kaifiyah atau cara mengamalkan surat Alfatehah untuk hajad tertentu yang ingin diwujudkan.

Cara mengamalkan Surat Al fathehah

Sesungguhnya banyak sekali faedah dan kaifiyah mengamalkan surat Alfatehah. Ada bersifat kontinyu atau istiqomah, ada yang temporer untuk hajad tertentu. Namun itu semua jangan lupa hal esensialnya yaitu ibadah kepada Allah.

Kali ini mimin akan berbagi salah satunya. Cara ini diambil dari kitab Khoziantul Asror karya Sayyid Muhammad Haqqi An Naziliy. Amalan ini mimin dapat Ijazah dari Almukarrom KH, Hannan dari Kwagean Pare Kediri.

Amalan ini dilakukan setelah sholat maghrib

Setelah sholat maghrib surat alfathehah cukup dibaca dengan khusu’ dan penuh keihklasan. Dengan kondisi suci, menghadap kiblat setelah sholat sunnah.

Baca sebanyak 41 kali dengan posisi duduk tetap tidak bergeser hingga selesai.

Setelah selesai membaca 41 kali, bacalah doa berikut ini:

الهى علمك كاف عن السؤل اكفني بحق الفاتحة سؤالا. وكرمك كاف عن المقال فاكزمني بحق الفاتحة مقالا. وحصل مافي ضميري

Ilahi ‘ilmuka kaafin ‘anis-sualiy ikfiny bi haqqil Fathehati su-alan, wa karomuka kaafin ‘anil maqoli fa-akrimniy bi haqqil fathehati magolan. Wahassil ma fii dhomiriy……(sebutkan hajadnya)

Lakukan selama 1 minggu, jika belum tercapai lakukanlah lagi selama satu minggu lagi.

Fadhilah atau keutamaannya adalah sebagai sarana harapan akan terkabulnya hajad kita. Maksud hajad disini adalah hajad atau keinginan khusus kita, karena pada dasarnya setiap saat kita sebagai mahkluk hidup pasti memiliki keinginan. Dan jangan lupa selain berdoa juga disertai usaha. Niatkan dengan baik dan ikhlas apapun usaha kita selama tidak bertentangan ajaran agama.

Banyak sekali amal perbuatan yang kelihatannya amal perbuatan duniawi, dan menjadi amal perbuatan akherat (berpahala) karena niat yang baik. Dan sebaliknya juga banyak sekali amal perbuatan yang kelihatannya amal perbuatan akherat, maka menjadi amal perbuatan duniawi karena buruknya niat.

Demikian sedikit uraian tentang amalan surat Al fathehah. Artikel berikutnya insyaAllah tentang amalan untuk melapangkan hati dalam menerima ilmu. Memudahkan dalam memahami pelajaran dan ilmu secara umum. Semoga bermanfaat. Salam literasi.

All Comments

Leave a Reply