7 cara Membuat Konten Media Pembelajaran yang Menarik

  • February 5, 2022
  • 217 Views
Cara Membuat Konten Menggunakan Media Pembelajaran yang Menarik

Cara Membuat Konten Media Pembelajaran sangat penting bagi guru dan pendidik, Dalam teori media pembelajaran, manfaat, jenis, pemahaman, dan cara memilih media bisa menjadi faktor penentu seberapa menarik penyajian materi yang disampaikan guru. Terlebih tidak semua orang memiliki persepsi yang sama mengenai penggunaan media pembelajaran. Dalam sebuah penelitian, Heinich, dkk (1982) menjelaskan bahwa istilah media atau medium merupakan sebuah perantara untuk menyampaikan informasi dari sebuah sumber untuk penerimanya. Makna ini menekankan bahwa media berperan sebagai perantara.

baca juga: 7 Macam Media Pembelajaran, Prinsip dan Contohnya

Urgensi Media Pembelajaran

Urgensi Media Pembelajaran: Jika dikaitkan dengan dunia pendidikan, maka media merupakan jembatan yang menghubungkan informasi dari salah satu pihak untuk pihak lainnya. Istilah yang sering digaungkan untuk kata media adalah media pembelajaaran. Dengan adanya media pembelajaran ini, para guru bisa menyampaikan informasi berisi materi pendidikan dengan cara yang lebih menyenangkan untuk diberikan kepada anak – anak didiknya. Media pembelajaran juga dipercaya sebagai perantara untuk menarik perhatian dan minat para siswa untuk belajar.

Media yang dapat dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar bisa menggunakan berbagai alat pendukung seperti grafik, visual, elektronik, audio, dan masih banyak lagi. Penggunaan alat dan teknik penyampaian materi menggunakan media pembelajaran harus disesuaikan dengan umur dan tahap perkembangan para siswa. dalam Cara Membuat Konten Media Pembelajaran penting untuk mengetahui bahwa Setiap siswa memiliki tiga tahap perkembangan mental anak dan menentukan kesiapan mereka dalam proses belajar:

Berpikir secara intuitif 4+ tahun

Beroperasi secara konkrit 7+ tahun

Beroperasi secara mandiri resmi 11+ tahun

Media pembelajaran ini bisa meningkatkan proses belajar dan membuat hasil pengajaran semakin mudah mencapai target belajar. Salah satunya adalah meningkatkan hasil pengajaran mengenai taraf berpikir siswa.

Namun, dalam membuat media pembelajaran tidak boleh asal – asalan. Pembutannya harus kreatif dan disesuaikan dengan materi pembelajaran serta unik sehingga siswa merasa sesi belajar dengan gurunya menyenangkan. Menurut Mukminan, dalam sebuah buku karangannya yang berjudul Pengembangan Media Pembelajaran, guru harus memperhatikan beberapa prinsip – prinsip dasar media pembelajaran.

Prinsip – Prinsip Media Pembelajaran

Cara Membuat Konten Media Pembelajaran
dunialiterasi.com

Ada 7 prinsip yang bisa kamu perhatikan sebelum mulai membuat sebuah media pembelajaran yang menyenangkan. Berikut prinsip media pembelajaran, Simak daftarnya berikut ini:

  1. Visible, mudah dilihat
  2. Interesting, menarik minat siswa
  3. Simple, disampaikan dengan sederhana
  4. Useful, isi dari media pembelajaran memiliki banyak manfaat
  5. Accurate, isi dari media pembelajaran factual dan berdasarkan science sehingga dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya
  6. Legitimate, Isi materi penjelasan dapat diterima oleh akal
  7. Structured, isi dan cara penyampaian isi materi terstruktur dengan baik sehingga para siswa tidak bingung

Kini, media pembelajaran semakin banyak diminati oleh para guru karena bisa dijadikan sebagai alat untuk menarik perhatian para siswa dan membuat mereka lebih mudah focus belajar dan bersemangat dalam belajar. Selain itu, para guru juga bisa lebih mura dalam membuat konten beajar yang menarik.

Baca Juga: Game Edukatif

Indikator Media Pembelajaran yang wajib ada

Setelah mengetahui beberapa prinsip yang perlu diperhatikan para guru sebelum mulai membuat konten untuk menyampaikan materi menggunakan media pembelajaran, ada beberapa indikator media pembelajran yang perlu diperhatikan juga. Ini dia beberapa indikator media pembelajaran yang perlu diketahui:

  1. Memiliki audio serta visual yang berkualitas tinggi, jelas, serta lugas. Konten audio visual tersebut diperhatikan. Jika tidak, maka akan membuat hasil media pembelajaran tidak maksimal dan konsentrasi siswa pun terganggu
  2. Melibatkan siswa dan bisa membangun interaksi dengan para audiencenya. Interaksi yang diperlukan adalah Tanya jawab, games, kuis dan lain sebagainya.
  3. Memiliki berbagai macam infrastruktur pendukung yang memadai dan sesuai standard. Dengan pemenuhan infrastruktur pendukung ini, proses penyampaian materi pelajaran dengan media pembelajaran dan proses belajar bisa berjalan dengan optimal dan tentunya materi bisa tersampaikan dengan lebih optimal.

baca juga: New: Cara Download Ebook PDF di Google Books 2022

Cara Membuat Konten Media Pembelajaran yang Menarik

Setelah mengetahui manfaat memanfaatkan media pembelajaran beserta prinsip – prinsip dan juga indikator – indikator yang harus dipelajari, langkah berikutnya adalah membuat konten pembelajaran. Isi dari konten pembelajaran yang dibuat oleh guru harus disesuaikan dengan materi yang dibutuhkan siswa. Untuk membuat konten menggunakan media pembelajaran, simak caranya sebagai berikut:

Pilih dan Tentukan Materi yang diajarkan

Cara Membuat Konten Media Pembelajaran yang pertama yang bisa guru lakukan adalah memilih serta menentukan dulu materi apa yang akan di sampaikan dan siapa murid mereka. Sehingga guru bisa menyesuaikan materi dengan umur penerima materi. Selain itu, pertimbangkan materi dengan durasi pembuatan materinya dan penyampaiannya. Jangan sampai durasi pengerjaan sangat kurang namun isi materinya sangat banyak. Sehingga guru jadi terburu – buru dan isi materi tidak tersampaikan dengan mudah.

Cari Ide serta Konsep yang sedang Hits

Cara berikutnya adalah memilih ide serta konsep yang menarik dan sedang hits. Para guru harus up to date dalam segala hal yang sedang viral dan mensinkronkan dengan materi yang akan diajarkan untuk para peserta didik. Guru juga bisa mempelajari berbagai contoh media pembelajaran yang bisa dimodifikasi dan menyesuaikan penyampaian materinya sesuai dengan kemampuan sebagian besar siswa.

Buat Storyboard dengan Kreatif

Demi penyampaian materi yang kreatif dan sangat disukai para murid, guru harsus menggunakan storyboard. Guru harus mempersiapkan beberapa kebutuhan dalam pembuatan alur cerita sebelum dibuatnya konten pembelajaran. Dengan adanya storyboard, guru bisa merencanakan apa saja yang dibutuhkan sound effect, music sound, dan sebagainya.

Mulai pembuatan Konten

Setelah melewati berbagai tahapan, langkah selanjutnya yang tentunya masih harus diperhatikan adalah pembuatan konten. Saat ini, ada berbagai macam aplikasi dan grafis untuk menunjang guru dalam pembuatan konten pembelajaran. Aplikasi – aplikasi tersebut juga dapat digunakan secara gratis maupun berbayar. Pilih aplikasi yang paling mudah digunakan dan memiliki user expereicence yang baik. tapi tetap harus hati – hati

Lakukan proses Uji Coba

Setelah proses pembuatan konten sudah selesai, langkah berikutnya adalah melakukan proses uji coba. Guru harus melakukan proses uji coba, sehingga para guru bisa langsung mendapatkan umpan balik di bagian mana dari konten pembelajaran yang harus diperbaiki. Jika proses uji coba proses pembelajaran mendapatkan feedback positif, maka para guru bisa dengan mudah langsung memperbaiki beberapa point yang harus diedit. Teknik ini juga diperlukan untuk melakukan test apakah materi yang akan disampaikan sudah sesuai dengan kebutuhan siswa dan yang terpenting adalah memudahkan para guru untuk berdiskusi.

Melakukan Perbaikan dari Feedback

Setelah mendapatkan umpan balik atau feedback dari banyak pihak saat memasuki proses uji coba. Selain itu, mengupayakan media pembelajaran dalam dunia pendidikan adalah penyempurna ahat media yang dibaut jauh lebih maksumal

Finalisasi

Cara Membuat Konten Media Pembelajaran yang terakhir adalah Finalisasi. Hal terakhir sebelum menggunakan konten sebagai media pembelajaran adalah melakukan finalisasi dari awal sampai akhir. Check list semua jenis prinsip dan komponen yang diperlukan untuk penyampaian materi secara optimal.

Itu dia beberapa Cara Membuat Konten Media Pembelajaran dari awal hingga siap dipakai. Sehingga proses belajar menggunakan media pembelajaran bisa memaksimalkan proses belajar. Selamat mencoba

All Comments

Leave a Reply