Cara membuat Definisi, Panduan dasar

  • March 31, 2022
  • 91 Views
cara membuat definisi

Cara membuat Definisi – Membuat definisi adalah memberikan batasan pengertian pada sesuatu untuk membedakannya dari sesuatu lainnya. tujuannya adalah agar tidak terjadi kesalahpahaman, sesat pikir dan kesalahan analisis karena tidak adanya batasan yang jelas.

Dalam artikel kali ini, saya asumsikan anda sudah mengerti dan memahami apa itu definisi. Jika belum tahu dan ingin mengetahui Pengertian definisi dan Jenisnya anda bisa membaca artikel sebelumnya ” Pengertian definisi dan 4 Jenisnya.”

Sebagaimana dijelaskan pada artikel sebelumnya,  bahwa tujuan pembuatan definisi adalah untuk menghindari kesimpangsiuran kata dalam penggunaannya, definisi juga ditujukan untuk membedakan sesuatu dari yang lain. Dan yang tak kalah pentingnya adalah untuk kepentingan analisis dalam ilmu pengetahuan. Tanpa definisi maka makna dari objek kajian akan menjadi kabur dan tidak bisa analisis dengan benar.

Untuk mendapatkan pengertian dan definisi saat ini tidaklah sulit. Dengan kecanggihan teknologi kita bisa dengan mudah mencari informasi mengenai sesuatu termasuk Definisi. Berbagai tools online membantu memberikan kemudahan, search engine terbesar ”Google” seringkali di istilahkan dengan ”Mbah Google” dianggap serba Tahu, karena dengan Mengetik satu kata kunci maka akan muncul jutaan informasi terkait kata kunci yang kita ketik tadi.

Namun, untuk menambah wawasan, dan literasi keilmuan, kita harus tahu bagaimana membuat definisi, bagaimana pedomannya, apa saja yang tidak boleh dalam membuat definisi. Yuk kita simak uraian berikut ini!

Daftar Isi

Pedoman Cara membuat definisi

cara membuat definisi

Membuat definisi berarti kita memberikan pengertian, batasan, atau bahkan karakteristik khusus atas sesuatu (Definiendum).

Untuk menghindari kesalahan, pembuatan definisi harus mengikuti aturan-aturan umum guna mendapatkan ketepatan maksud dalam pembuatan definisi.

Berikut ini Pedoman untuk membuat definisi :

Defiendum tidak boleh masuk dalam definiens

Misalnya: Alat tulis adalah alat untuk menulis

Kafir adalah orang yang ingkar

Merdeka adalah keadaan bebas

Pelanggaran asas diatas disebut tautologi, sirkuler

Defiens harus ekuivalen dengan defiendum (keterangan tidak boleh lebih sempit atau lebih luas dari definiendum)

contoh: manusia adalah mahluk rasional (benar) karena selain manusia tidak ada makhluk rasional lain

Contoh: Merpati adalah burung yang terbang cepat (salah) terlalu umum, karena banyak burung yang terbang cepat selain merpati.

Definisi harus dinyatakan dengan bahasa sederhana, jelas dan univok

Kehidupan adalah sepotong keju

Cinta adalah emosi yang bagaikan harumnya bunga mawar.

Keduanya menyalahi asas diatas karena justru menimbulkan pemahaman yang membingungkan, tidak dapat dipahami orang umum. Pelanggaran asas tersebut disebut definisi obscurum per obscurius

Definisi tidak boleh menggunakan bentuk negatif

Pandai adalah tidak bodoh

Indah adalah tidak jelek

Miskin adalah keadaan tidak kaya

Kecuali keadaan yang tidak mungkin dihindari penggunaan bentuk negatif. Misalnya Orang buta adalah orang yang indera penglihatannya tidak berfungsi (Mundiri, 2008: 39-41, Sumaryono, 2008: 47-48)

Nah itulah sedikit uraian tentang pedoman membuat definisi. Jadi kesimpulannya adalah, dalam membuat definisi harus memperhatikan beberapa hal, definiendum tidak boleh masuk atau pakai sebagai bagian dari definiens, definiens ekuvalien dengan definiensum (point B), menggunakan bahasa sederhana, jelas tidak ambigu dan tidak boleh menggunakan bahasa Negatif sebagai kontradiksi definiendum.

Leave a Reply

x