Asuransi adalah? Berikut penjelasan, tipe dan manfaat asuransi lengkap

  • January 15, 2022
  • 139 Views
pengertian asuransi

Asuransi adalah produk keuangan yang dapat memberikan Anda perlindungan finansial. Produk ini akan memberikan perlindungan terhadap segala risiko yang mungkin saja terjadi.  Tentunya produk asuransi ini sudah tidak asing lagi bagi kita.

Asuransi sendiri merupakan salah satu kebutuhan penting jika memang ingin memiliki keuangan yang lebih stabil. Selain dana darurat yang memadai, memiliki perlindungan finansial juga menjadi salah satu hal yang tidak bisa ditunda. Untuk lebih memahami apa itu asuransi, silahkan simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa itu Asuransi?

asuransi adalah

Asuransi adalah suatu bentuk perjanjian mengikat yang dibuat antara dua pihak yaitu tertanggung dan penanggung. Pihak tertanggung wajib membayar iuran kepada  penanggung.  Iuran dimaksud adalah premi bulanan.  Premi merupakan sejumlah uang yang dibayarkan oleh pihak tertanggung kepada penangung sebagai imbalan atas pengalihan resiko yang sewaktu waktu dialami oleh pihak tertanggung.

Apa tujuan pembayaran premi ini? Tujuan pembayaran iuran premi oleh pemilik polis ini adalah untuk dapat memperoleh kompensasi atas risiko keuangan yang mungkin terjadi.

Perlu Anda ketahui bahwa penanggung adalah perusahaan asuransi itu sendiri. Sedangkan pihak tertanggung adalah nasabah. Ketika pihak tertanggung mengalami permasalahan (yang sesuai cover asuransi), maka pihak tertanggung akan menerima sejumlah kompensasi dari pihak penanggung.

Tujuannya agar bisa mendapatkan manfaat asuransi sesuai dengan polis yang dipilih sebelumnya. Tidak sedikit orang yang belum memahami cara kerja asuransi.

Padahal, manfaat asuransi sangat banyak, mulai dari jaminan perlindungan jiwa, santunan biaya pengobatan yang ditanggung, hingga jaminan santunan perbaikan mobil.

Asuransi adalah perjanjian yang dibuat antara perusahaan asuransi dan pemegang polis. Hal inilah yang menjadi dasar penerimaan premi oleh perusahaan asuransi untuk mendapatkan imbalan.

Asuransi ini akan memberikan penggantian biaya kepada pemegang polis atas segala kerugian, kerusakan, dan biaya yang timbul karenanya.

Selain itu, asuransi juga akan mengganti kerugian atas keuntungan atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita oleh pemegang polis. Hal ini disebabkan terjadinya suatu peristiwa yang tidak pasti. Asuransi juga dapat memberikan santunan kepada nasabah yang meninggal dunia dengan memanfaatkan besaran pertanggungan yang telah ditentukan sebelumnya.

Ini terjadi ketika sesuatu terjadi pada pemegang polis. Pemberian jaminan ini tentunya sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.  

asuransi adalah
banksinarmas

Manfaat Asuransi

Sebelum kamu memutuskan untuk membeli asuransi, ada baiknya kamu mengetahui manfaat memiliki asuransi. Nah, berikut ini beberapa manfaat asuransi yang perlu kamu pahami.

Memberikan Rasa Aman

Memiliki asuransi akan memberikan Anda rasa aman dari segala risiko yang mungkin terjadi nantinya. Dimana semua resiko tersebut telah ditanggung oleh pihak asuransi. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan biaya yang harus Anda keluarkan untuk risiko yang bisa terjadi suatu saat nanti. Tabungan dan aset Anda akan lebih tertata dan risiko kerugian finansial yang bisa terjadi dapat diminimalisir dengan baik. Itulah keuntungan pertama memiliki asuransi.

BACA JUGA  7 Investasi yang Cocok untuk Pemula, yuk dicoba?

Menjadi Tabungan dan Investasi Jangka Panjang

Manfaat asuransi yang kedua adalah dapat menjadi tabungan dan investasi jangka panjang. Asuransi sendiri dapat dijadikan sebagai alat investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan. Melalui produk asuransi ini, Anda bisa mendapatkan manfaat yang berguna untuk masa depan. Selain itu, Anda dapat mengambil nilai investasi kapan saja sesuai keinginan Anda. Beberapa produk asuransi memang produk semi investasi, dimana menggabungkan keuntungan asuransi dan investasi. seperti unit link misalnya.  

Perencanaan Keuangan yang Mudah

Dengan asuransi ini, Anda akan terbantu dalam mengelola dan merencanakan keuangan. Hal ini karena semuanya telah dialihkan untuk berbagai jenis kebutuhan. Anda juga tidak perlu khawatir lagi memikirkan biaya resiko yang mungkin saja terjadi. Sebab, risiko yang terjadi akan menjadi tanggung jawab pihak asuransi.

Meminimalkan Kerugian Finansial

Manfaat lain dari asuransi adalah dapat mencegah dan meminimalkan kerugian finansial. Contohnya adalah ketika Anda mengalami kerusakan mobil akibat kecelakaan. Jadi, pihak asuransi juga akan menanggung biaya kerusakan mobil sesuai dengan polis yang telah disepakati sebelumnya. Jadi, meski nantinya harus membayar, uang yang akan Anda keluarkan tidak akan penuh. Anda hanya akan menanggung beberapa persen dan sisanya akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Jenis atau tipe Asuransi

Asuransi terbagi menjadi beberapa jenis yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Mulai dari jenis asuransi kesehatan, asuransi jiwa, hingga asuransi pendidikan. Berikut uraian beberapa jenis asuransi yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Asuransi Kesehatan

Jenis asuransi kesehatan ini merupakan salah satu pelayanan yang mengcover biaya kesehatan kamu. Biaya yang dicover oleh asuransi kesehatan ini meliputi biaya rumah sakit, biaya obat, biaya konsultasi dokter, dan biaya pembedahan. Pada asuransi kesehatan yang telah Anda pilih, maka Anda bisa menambahkan jenis asuransi lain untuk memberikan perlindungan finansial yang maksimal.

Asuransi jiwa

Asuransi jiwa adalah layanan asuransi yang memberikan perlindungan finansial kepada nasabah yang menjadi tulang punggung keluarga dan mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia. Ketika tertanggung meninggal dunia, hak ahli waris akan mendapatkan manfaat berupa dana santunan. Nah, dana asuransi ini bisa digunakan oleh ahli waris untuk membiayai hidupnya di masa depan.

Asuransi kendaraan

Selain asuransi kesehatan dan asuransi jiwa, jenis asuransi lainnya adalah asuransi Kendaraan. Asuransi kendaraan jenis ini merupakan produk yang memberikan jaminan ganti rugi atas risiko-risiko yang terjadi pada kendaraan. Misalnya saat mobil Anda mengalami kerusakan ringan atau berat, rusak akibat bencana alam, hingga pencurian. Asuransi kendaraan, seperti halnya asuransi mobil, biasanya memiliki premi yang dibayarkan setiap tahun. Namun jika pembayaran premi per tahun dirasa memberatkan, maka Anda bisa membeli produk asuransi mobil yang preminya dibayarkan setiap bulan.

Asuransi rumah

Jenis asuransi rumah ini akan memberikan perlindungan finansial terhadap risiko kerusakan rumah atau properti Anda. Kerusakan yang dimaksud meliputi kerusakan akibat bencana alam, kebakaran, huru hara, dan pencurian.

Asuransi perjalanan

Asuransi perjalanan ini memberikan jaminan ganti rugi atas risiko yang terjadi saat pelanggan melakukan perjalanan. Misalnya, kerugian yang disebabkan oleh bagasi yang rusak atau hilang, hingga kerugian karena keterlambatan perjalanan. Selain itu, asuransi perjalanan ini juga akan menjamin perlindungan nasabah jika nasabah mengalami kecelakaan. Asuransi ini akan diberikan dalam bentuk santunan biaya pengobatan dan biaya pemulangan jenazah.

BACA JUGA  RAD AI - platform pemasaran teknologi kecerdasan buatan, meluncurkan fase investasi publik di Wefunder

Asuransi pendidikan

Asuransi pendidikan adalah produk asuransi dengan jaminan finansial untuk pendidikan anak sampai yang bersangkutan lulus dari perguruan tinggi. Pada jenis asuransi pendidikan ini, biasanya juga terdapat asuransi jiwa untuk orang tua. Selain itu, ada juga pencari nafkah jika yang bersangkutan meninggal dunia. Jadi, anak akan tetap memiliki akses pendidikan sampai ia lulus dari perguruan tinggi. Selain itu, anak juga akan menerima dana santunan untuk membiayai hidupnya setelah orang tuanya meninggal.

Jaminan kecelakaan kerja

Selain asuransi kendaraan, jenis asuransi lainnya adalah asuransi kecelakaan. Di mana Anda tentu perlu melindungi diri dari risiko finansial akibat kecelakaan. Jika kendaraan Anda perlu diperbaiki setelah mengalami kecelakaan, maka Anda juga pasti membutuhkan biaya pengobatan untuk risiko yang mungkin terjadi pada kecelakaan tersebut. Asuransi

Penyakit Kritis

Bahkan jika Anda terus berusaha untuk hidup sehat, setiap orang akan memiliki risiko terkena penyakit kritis, meskipun dengan prosentase yang kecil. Penyakit kritis yang dimaksud antara lain stroke, kanker, dan penyakit jantung. Semua penyakit kritis ini termasuk dalam kategori penyakit yang tidak dapat diprediksi atau tidak dapat diprediksi. Sedangkan biaya yang harus Anda keluarkan untuk tagihan rumah sakit sendiri tidaklah sedikit.  

selain itu, asuransi juga dibedakan dari sisi pengelolaan dan produknya, yaitu asuransi syariah dan asuransi konvensional

Elemen Asuransi

Asuransi memiliki beberapa elemen utama. Nah, 3 unsur asuransi itu adalah premi asuransi, polis asuransi, dan klaim asuransi. Untuk memahami masing-masing elemen asuransi tersebut, silakan simak ulasan berikut ini.

Premi Asuransi

Premi asuransi adalah kontribusi biaya yang harus Anda bayarkan sebagai pelanggan untuk jangka waktu yang telah disepakati sebelumnya. Anda dapat membayar premi ini secara bulanan, setengah tahunan atau tahunan. Jangka waktu pembayaran premi bisa Anda sesuaikan dengan kemampuan dan anggaran Anda, sehingga tidak membebani Anda nantinya.

Polis asuransi

Polis asuransi adalah dokumen hukum yang mengatur perjanjian asuransi itu sendiri. Mulai dari nilai manfaat, besaran premi yang harus dibayar, risiko yang akan ditanggung nasabah, hingga pengecualian. Polis asuransi ini resmi dan mengikat secara hukum. Jika memang ada pihak yang melanggar aturan kebijakan, maka pihak lain berhak memutuskan kerjasama yang telah terjalin atau bahkan menggugat pihak tersebut.

Klaim asuransi

Klaim asuransi adalah proses pengajuan resmi ke perusahaan asuransi. Hal ini dapat dilakukan ketika nasabah mengalami risiko yang telah ditanggung dalam polis asuransi. Jika klaim Asuransi yang dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam polis. Jadi, perusahaan asuransi juga akan memberikan sejumlah uang sebagai kompensasi atas risiko finansial yang dialami oleh pemegang polis.

Ketentuan dalam Asuransi

Dengan memiliki asuransi, keuangan pribadi Anda bisa lebih terlindungi dari segala risiko kerugian yang mungkin terjadi. Sebelum Anda membeli asuransi, ada baiknya Anda mengetahui beberapa istilah penting dalam asuransi terlebih dahulu. Dengan memahami istilah-istilah asuransi tersebut, Anda akan terbantu dalam menemukan produk asuransi yang tepat. Lantas, apa saja istilah-istilah dalam asuransi yang perlu Anda ketahui? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Polis asuransi

Polis asuransi adalah perjanjian kerjasama tertulis yang disepakati oleh perusahaan asuransi dan pemegang polis. Isi perjanjian adalah bahwa penyedia asuransi bersedia menanggung risiko dari pihak tertanggung yang namanya tercantum dalam polis. Pertanggungan ini akan berjalan untuk jangka waktu tertentu yang telah ditentukan dalam perjanjian. Untuk bisa mendapatkan perlindungan asuransi dari sebuah perusahaan asuransi, maka Anda diharuskan membayar premi sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya. Polis asuransi ini juga termasuk dalam dokumen penting yang memiliki kekuatan hukum. Oleh karena itu, Anda wajib menyimpannya di tempat yang aman agar mudah ditemukan jika diperlukan.

BACA JUGA  Manfaat Strategi Pemasaran 4P dalam Mengembangkan Bisnis

Premi Asuransi

Premi asuransi adalah sejumlah pembayaran premi yang telah ditetapkan sebagai biaya pertanggungan risiko. Premi asuransi ini harus dibayarkan oleh pemegang polis kepada perusahaan asuransi. Besaran premi ini akan ditentukan oleh perusahaan asuransi dan disepakati oleh pemegang polis. Besar kecilnya premi ini akan ditentukan oleh banyak faktor. Semakin lengkap cakupan pertanggungan asuransi, semakin mahal preminya.

Tertanggung

Tertanggung adalah orang yang memperoleh jaminan ganti rugi atas risiko sebagaimana dimaksud dalam polis dari perusahaan asuransi. Tertanggung tidak sama dengan pemegang polis. Tertanggung belum tentu pemegang polis.

Manfaat Asuransi

Manfaat asuransi adalah perlindungan yang diperoleh oleh pihak tertanggung. Selain itu, ada juga manfaat asuransi berupa santunan. Klaim Klaim adalah permohonan pertanggungan risiko dari pemegang polis kepada perusahaan asuransi. Tujuannya adalah untuk memenuhi hak-hak pemegang polis sebagaimana tercantum dalam polis. Perusahaan asuransi biasanya akan membatasi jangka waktu klaim asuransi.

Biaya Akuisisi

Biaya perolehan merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh pemegang polis. Tujuannya agar bisa mendapatkan pelayanan sebagai nasabah asuransi. Selain itu, biaya akuisisi ini disebut juga dengan biaya penerbitan polis. Biaya perolehan meliputi biaya untuk membayar jasa agen asuransi dan biaya operasional perusahaan.

Selang (Lapse)

Pemegang polis wajib membayar premi kepada perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan yang tercantum dalam polis asuransi. Agar pemegang polis tetap bisa mendapatkan manfaat asuransi, maka tidak membayar premi melewati masa tenggang. Jika itu terjadi, maka polis asuransi yang dimiliki secara otomatis akan batal atau lapse. Lapse membuat perlindungan asuransi tidak bisa Anda dapatkan. Ketika suatu risiko terjadi saat asuransi berstatus lapse. Dengan demikian, perusahaan asuransi tidak lagi berkewajiban menanggung semua kerugian yang diderita oleh pemegang polis.

Nilai tunai

Nilai tunai dalam asuransi adalah sejumlah uang yang dapat dibeli oleh pemegang polis dalam jangka waktu tertentu. Misalnya dalam asuransi pendidikan dimana terdapat nilai tunai yang dapat dicairkan oleh pemegang polis ketika mencapai usia tertentu.

Asuransi Tambahan

Asuransi tambahan adalah jenis asuransi yang dapat Anda tambahkan ke rencana asuransi dasar Anda. Asuransi tambahan ini biasanya memiliki premi yang lebih murah karena hanya sebagai pelengkap dari asuransi utama. Namun, perlu Anda ingat bahwa semakin banyak tambahan asuransi yang Anda ambil, maka semakin luas pula manfaat asuransi yang bisa Anda dapatkan. Hal ini tentunya akan membawa konsekuensi tersendiri pada tingginya biaya premi yang harus Anda bayarkan.

Cuti Premi

Cuti Premi adalah jangka waktu tertentu dimana pemegang polis diperbolehkan untuk tidak membayar premi atau berhenti membayar premi tanpa kehilangan manfaat asuransi. Cuti premi sebenarnya bukan pemegang polis yang tidak membayar premi sama sekali. Cuti premi ini dimungkinkan pada asuransi yang memiliki fitur investasi. Ketika cuti premi dieksekusi, perusahaan asuransi akan benar-benar menggunakan nilai tunai yang telah ditentukan sebelumnya dari investasi unit-link. Tujuannya adalah untuk menutupi biaya premi itu sendiri. Cuti premi juga dimungkinkan jika nilai tunai polis cukup untuk membayar premi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

x