Aplikasi Keluarga Sehat, Mewujudkan Indonesia Sehat

  • February 20, 2022
  • 130 Views
Aplikasi Keluarga Sehat Mewujudkan Indonesia Sehat e1645329489768

Aplikasi Keluarga Sehat Merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam pembangunan kesehatan. Tujuannya adalah mempermudah dan memeratakan akses pelayanan kesehatan ke seluruh penjuru tanah air.

Dampak dari menjamurnya penggunaan telepon pintar atau smartphone dapat dirasakan di mana-mana. Akan menjadi belum lengkap rasanya apabila suatu lembaga tidak “ramah” smartphone, khususnya apabila lembaga tersebut bergerak pada bidang penyedia jasa atau produk.

Karakteristik ini sendiri dapat diraih dengan cara penyediaan portal-portal akses yang dapat dijangkau oleh telepon pintar, seperti: aplikasi, baik dalam platform yang menunjang sistem operasi Android maupun iOS; dan situs web yang telah dipersiapkan untuk perangkat seluler (mobile).

“Demam” di atas ternyata juga tidak luput “menjangkiti” berbagai lembaga otoritas dan badan-badan pemerintahan. Banyak kementrian, instansi, kedinasan, serta lain sebagainya, yang turut berlomba-lomba dalam mengembangkan berbagai bentuk portal akses – hampir semuanya sudah dapat di akses melalui semua perangkat smartphone. Salah satu contohnya adalah seperti yang dilakukan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Ada banyak portal serta platform yang dimiliki oleh Kemenkes, baik yang bersifat internal dari kementrian itu sendiri, maupun yang merupakan sebuah bentuk kerjasama dengan kementrian, lembaga, atau instansi swasta lainnya. Dan pada artikel kali ini, pembahasan akan menjurus pada salah satu portal milik Kemenkes, yaitu Aplikasi Keluarga Sehat.

Lantas apa itu Aplikasi Keluarga Sehat? Apa sajakah fungsinya? Dan bagaimanakah penerapannya pada konteks kemasyarakatan yang lebih kompleks? Itu semua akan dibahas pada artikel dengan topik Aplikasi Keluarga Sehat yang berjudul “Aplikasi Keluarga Sehat” berikut ini.

baca juga: New 2022: Cara Daftar BPJS Online!

Latar Belakang Aplikasi Keluarga Sehat

Aplikasi Keluarga Sehat versi 2.0 merupakan aplikasi yang dirancang oleh pemerintah guna memudahkan masyarakat dalam mengelola berbagai informasi serta data-data berhubungan dengan berbagai aspek kesehatan. Ini merupakan suatu bentuk upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam mewujudkan skema transformasi pemerintahan elektronik atau yang juga dikenal sebagai konsep e-government. Skema ini sudah tertuang dalam bentuk Instruksi Presiden sehingga menjadikannya sebagai salah satu misi progresif yang dimiliki pemerintah.

Aplikasi ini sendiri pertama kali dirilis oleh Pusat Data dan Informasi Kemenkes pada tahun 2015. Kala itu platform ini sendiri masih berbentuk prototipe yang hadir dengan sebutan Profil Kesehatan Keluarga (Prokesga). Selain itu, Aplikasi Keluarga Sehat ini juga dirancang untuk bersinergis terhadap fitur-fitur yang dimiliki oleh kementrian lainnya, seperti Kementrian Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) serta Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo): melalui pemberdayaan Nomor Induk Kependudukan (NIK), data-data kesehatan yang dimiliki oleh masyarakat dapat tersimpan dalam bentuk digital serta bisa di akses dengan mudah.

baca juga: Teori Strategi Bertahan Hidup James Scott

Fungsi Aplikasi Keluarga Sehat

aplikasi keluarga sehat

Secara umum, fungsi dari Aplikasi Keluarga Sehat ini sendiri dimaksudkan sebagai bentuk pemenuhan hak setiap warga negara dalam mendapatkan pelayan kesehatan yang layak. Agar dapat mencapai pemenuhan hak tersebut, pemerintah membuat suatu gerakan pemerataan pelayanan kesehatan yaitu Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS – PK). Gerakan yang dilakukan pemerintah ini sendiri nantinya melibatkan pemberdayaan NIK yang dimiliki setiap masyarakat guna mendata seluruh keluarga Indonesia. Maka dibantu oleh Aplikasi Keluarga Sehat, diharapkan gerakan tersebut dapat berjalan dengan optimal.

baca juga: New 2022: Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan

Namun apabila dilihat secara khusus, ada beberapa fungsi spesifik yang dimiliki oleh Aplikasi Keluarga Sehat itu sendiri, dan disajikan dalam bentuk berbagai fitur:

  • Wilayah kerja: merupakan fungsi utama dari Aplikasi Keluarga Sehat, berhubungan dengan pemetaan keluarga yang berdomisili pada suatu wilayah tertentu.
  • Tahun aktif: berfungsi untuk menentukan jangka serta kerangka waktu dari data yang masuk, seperti masa berlaku, pembaharuan terakhir, serta derajat validitasnya.
  • Wilayah kerja: berhubungan dengan pemindahan data dari suatu wilayah ke wilayah lainnya seiring dengan perpindahan domisili dari sang pemilik.
  • Rukun warga: fitur yang secara spesifik mengordinasi pendataan domisili keluarga hingga tingkat rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT).
  • Sasaran wilayah: fitur ini berfungsi untuk memverifikasi apakah pendataan sudah sesuai dengan target pemetaan domisili keluarga yang telah didapatkan.
  • Target surveyor: berkaitan dengan proses audit yang diberlakukan kepada surveyor guna melihat kinerja serta tanggung jawab mereka dalam menjalankan tugas.
  • Monitoring wilayah: juga biasa disebut sebagai fitur triangulasi: membandingkan antara data target pemetaan pemerintah dengan hasil data yang masuk melalui aktivitas pendataan.
  • IKS Puskesmas: fitur Indeks Keluarga Sehat (IKS) digunakan untuk melihat apakah masing-masing wilayah sudah memenuhi indikator-indikator keluarga sehat yang telah ditentukan pusat.
  • Crosstab: berguna untuk memfasilitasi para surveyor dan petugas kesehatan di masing-masing wilayah dalam memberdayakan data kesehatan sebagai suatu bahan analisa.
BACA JUGA  Mаnfааt Buаh Bасаng, ѕі "Kembar" buah Mаnggа yang luar biasa bagi kesehatan

baca juga: New: kenapa masih merasa lelah? padahal sudah istirahat

Implikasi Aplikasi Keluarga Sehat pada Konteks Kemasyarakatan

Sebagai suatu bentuk komitmen Kemenkes dalam menjalankan tanggung jawabnya pada masyarakat, aplikasi ini hadir guna membantu para surveyor serta petugas kesehatan dalam menjalankan tugasnya memeratakan pelayanan kesehatan yang layak.

Tidak hanya itu, pengintegrasian ini nantinya juga dapat memudahkan para tenaga medis dalam melihat rekam jejak klinis yang dimiliki oleh suatu pasien. Dengan begitu, tindakan-tindakan yang akan diberlakukan kepada suatu pasien akan dapat menjadi lebih terukur dan secara signifikan menghindari suatu mal praktek. Ini sangat penting, khususnya pada daerah-daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), di mana pelayanan medis belum cukup memadai.

baca juga: Mаnfааt Buаh Bасаng, ѕі “Kembar” buah Mаnggа yang luar biasa bagi kesehatan

Dan itulah artikel mengenai Aplikasi Keluarga Sehat kali ini. Meski pemerintah sudah berupaya keras dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan, namun itu semua tentu saja tidak akan dapat berjalan secara maksimal apabila tidak mendapatkan dukungan partisipasi positif dari masyarakat. Maka, sebagai bagian dari bangsa yang mendukung kepemerintahan, mari kita sukseskan berbagai program pemerintah dengan ikut serta melancarkannya secara aktif.

All Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

x