AI Marketing- Tren Baru Teknologi Marketing

  • April 18, 2022
  • 132 Views
AI Marketing

AI Marketing dibuat sebagai teknologi kecerdasan buatan untuk memasarkan produk secara efektif dan efisien. Perkembangan teknologi menuntut kreatifitas dan inovasi dalam teknologi pemasaran. beberapa strategi pemasaran konvensional diadaptasikan dengan teknologi digital saat ini. dan sebagian menciptakan model baru strategi pemasaran, termasuk AI marketing ini.

Artificial Intelligence atau (AI) adalah kecerdasan buatan. Merupakan suatu cabang ilmu komputer yang memungkinkan mesin/komputer melakukan tugas seperti yang dilakukan oleh manusia. Dalam hal ini, kecerdasan buatan tersebut menyediakan teknologi yang dikodekan dalam bahasa pemrograman dan diverifikasi secara nyata melalui proses komputasi.

Kelebihan AI ini yaitu mampu memproses banyak data dalam waktu singkat dan meminimalisir kesalahan. Hal tersebut sangat membantu kapasitas otak manusia yang terbatas dalam menyelesaikan suatu pekerjaan secara lebih efektif dan efisien. IA marketing ini adalah salah satu model strategi pemasaran digital yang canggih dan relatif masih baru.

Penggunaan AI Marketing dan Strategi pemasaran

AI Marketing, strategi pemasaran AI

Dalam marketing, penggunaaan AI tidak hanya membuat pekerjaan menjadi semakin mudah tetapi juga dapat meningkatkan penjualan.

Berikut beberapa bentuk penggunaan AI dalam marketing:

Deep learning

Deep learning adalah metode yang mempelajari pola jejak digital pelanggan yang pernah membuka situs tertentu atau melakukan transaksi belanja secara daring. Melalui metode deep learning ini, maka kebiasaan belanja dan preference setiap pelanggan dapat dipelajari.

AI dapat memunculkan data secara detail. Dari data penjualan produk atau rekam jejak tersebut maka dapat diketahui pola pembelian yang dilakukan oleh calon pembeli. Data tersebut digunakan sebagai info penting yang sangat bermanfaat dan dapat dipakai untuk meningkatkan pemasaran produk dan promosi secara lebih tepat dan efisien.

BACA JUGA  Memahami pentingnya Search Engine Marketing (SEM)

Periklanan Pay-per-click (PPC)

Dari data terbaru, raksasa internet Google mengendalikan lebih dari 40% pasar digital, yang diikuti oleh oleh Facebook dengan jumlah lebih dari 19%. AI yang mereka miliki dapat membantu menemukan platform pemasaran baru yang lebih berpeluang meningkatkan penjualan. Ini karena AI mampu menganalisis, mengatur, dan memaksimalkan target pasar dengan menyisipkan iklan berbayar pada setiap situs yang dibuka oleh pelanggan melalui preference (preferensi) pelanggan. Dengan begitu, analisis yang didapatkan dari fitur AI tersebut digunakan untuk pengambilan keputusan sebelum melakukan pemasaran.

Bot

AI dapat berperan besar di sektor peningkatan layanan dan pelanggan, dalam hal ini AI tersebut dikenal sebagai Bot. Salahsatu yang dapat dilakukan olehnya seperti melayani konsumen secara langsung. Perusahaan dapat menghemat waktu dan biaya untuk mempekerjakan karyawan. Selain itu, bot mampu mengakses seluruh data yang ada di internet, informasi, riwayat pencarian, dan lain-lain. Hal ini bisa membuat pelayanan yang diberikan jauh lebih efisien dibanding manusia.

Periklanan On-point

AI juga mampu mengumpulkan informasi relevan dari pelanggan dan melakukan analisis untuk mencari bentuk kebutuhan yang diinginkan pelanggan. Dengan informasi ini, AI mampu memilih iklan yang sesuai dengan profil pelanggan. Dengan adanya fitur yang dimiliki AI ini, proses pengambilan data dan target konsumen dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran.

Analisis konsumen dengan kecerdasan buatan dapat membantu pemilik bisnis serta marketer untuk memahami konsumen satu persatu. Marketer yang menggunakan AI akan bisa mengetahui klien atau pembeli yang potensial dan menyalurkan konten yang paling sesuai bagi mereka tanpa harus memilih secara manual. Ya, AI akan dapat secara otomatis melakukannya.

Pencarian yang lebih cerdas

Tidak hanya teknologi yang terus berkembang. Tentu, pelanggan juga menjadi semakin pintar dan teknologi semakin dimanfaatkan oleh banyak orang. Media sosial dan mesin pencarian seperti Google menggunakan kecerdasan buatan untuk menganalisis hasil pencarian dan pola pencarian dari konsumen potensial. Informasi ini dapat digunakan bidang marketing untuk mengidentifikasi area penting yang harusnya menjadi fokus penting dalam usaha pemasaran yang dilakukan terhadap pasar tertentu

BACA JUGA  4 tipe Influencer Marketing untuk tingkatkan pemasaran

Kelemahan AI dalam Bidang Marketing

Meskipun AI sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, namun tentunya AI dapat mengancam eksistensi manusia. Kecerdasan buatan ini dinilai mampu menggantikan tenaga manusia dalam jumlah banyak. Selain itu butuh infrastruktur yang handal untuk dapat menampung big data yang diperlukan oleh sistem AI. Dalam perawatannya, AI juga membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten guna mengisi posisi programmer-nya.

Pengadaan infrastruktur ini memerlukan investasi awal yang sangat mahal dan beresiko tinggi untuk gagal. Diperlukan perhitungan yang mendalam dan matang, khususnya promosi dalam bidang marketing. Karena itulah masih banyak pihak yang secara terus menerus mencoba mengembangkan teknologi ini khususnya pada bidang marketing. Lantas, tertarik untuk mencobanya?

All Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

x