7 Investasi yang Cocok untuk Pemula, yuk dicoba?

Di era modern seperti sekarang ini, banyak orang yang mulai sadar akan pentingnya investasi untuk masa depan. Meski begitu, tidak sedikit orang yang bingung bagaimana dan jenis investasi apa yang cocok, mengingat banyaknya jenis investasi tersedia Jika anda salah satunya, maka jenis investasi yang cocok untuk pemula berikut ini bisa dijadikan sebagai pilihan.

investasi yang cocok untuk pemula

Investasi yang Cocok Dipilih oleh Investor Pemula

1. Investasi Emas

Apabila anda baru mulai melakukan investasi, maka emas adalah instrumen investasi yang paling tepat untuk dijadikan pilihan. Sebab emas ini sendiri memiliki nilai yang cenderung stabil, bahkan seringkali mengalami peningkatan harga dari waktu ke waktu. Itu berarti risiko berinvestasi emas tergolong kecil ketimbang jenis investasi lainnya.

Itulah mengapa emas juga acap kali disebut sebagai salah satu investasi yang paling menjanjikan di Indonesia. Bisa dibilang bahwa ini merupakan bentuk investasi yang paling umum dan sudah dilakukan oleh masyarakat sejak lama. Terlebih emas dinilai relatif lebih mudah, fleksibel, dan dapat diperoleh dengan cara membelinya secara tunai maupun dengan cara dicicil.

Tentunya anda lebih baik membeli emas di tempat yang memang terpercaya menjual emas secara resmi agar terhindar dari kerugian. Misalnya membelinya melalui gerai penjualan emas di kantor PT ANTAM, atau situs e-commerce yang menjual emas PT ANTAM secara resmi. Anda pun dapat membuka rekening tabungan emas di PT Pegadaian agar lebih mudah.

2. Investasi Reksadana

Jenis investasi yang cocok untuk pemula selanjutnya yaitu reksadana. Sudah dijabarkan di dalam UU Pasar Modal, reksadana yaitu sarana untuk mengumpulkan modal yang berasal dari sejumlah investor. Kemudian modal yang sudah dikumpulkan akan dialokasikan pada berbagai investasi yang tersedia serta dikelola oleh manajer investasi.

BACA JUGA  New 2022: Cara Menghitung Harga Pokok Produksi

Yang berperan sebagai manajer investasi sendiri yaitu perusahaan sekuritas yang menyediakan jenis investasi reksadana tersebut. Sehingga investor hanya perlu menanamkan modal dan menunggu hasilnya. Nantinya keuntungan yang didapat oleh investor dihitung berdasarkan keberhasilan proyek yang mendapatkan bantuan modal tersebut.

Cara investasi reksadana sebenarnya sangat mudah, anda hanya perlu memilih salah satu perusahaan sekuritas yang terpercaya kemudian mendaftarkan diri. Jika dilakukan secara online, ikuti saja instruksi yang ada. Nantinya setelah mendaftar, anda sudah bisa menanamkan modal dan hanya perlu menunggu hasil.

3. Investasi Deposito

Deposito adalah produk investasi berjangka, sehingga keuntungannya dapat anda ambil dalam jangka waktu tertentu. Misalnya mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, sampai 24 bulan. Jenis investasi yang cocok untuk pemula ini memiliki beberapa keunggulan, salah satunya yaitu sifatnya minim risiko sehingga tergolong aman.

Sebab deposito sudah dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Sehingga jika bank tempat anda menyimpan deposito mengalami bangkrut, maka anda tetap bisa mendapatkan dana deposito secara utuh dari LPS (maksimal Rp. 2 miliar). Terlebih keuntungan dari deposito pun termasuk lumayan, biasanya mulai dari 4% sampai 7% per tahunnya.

Meski begitu, keuntungan dari deposito mungkin akan berbeda beda tergantung dari kebijakan masing masing bank. Saat ini sudah banyak bank yang menawarkan produk deposito, jadi anda bisa langsung mendatangi kantor cabang bank yang diinginkan sebagai cara memulai investasi deposito tersebut.

4. P2P Lending

Investasi P2P atau peer to peer lending banyak dimanfaatkan oleh pemilik usaha UKM, sebagai sumber pendanaan pembangunan dan pengembangan usahanya. Tentu banyaknya UKM di dalam negeri membuat investasi dalam bentuk P2P lending ini menjadi semakin digemari. Dimana P2P ini sendiri adalah bentuk investasi pendanaan, yang mempertemukan antara peminjam dengan pendana.

BACA JUGA  Peran Umkm Pada Pembangunan Ekonomi Di Masa Covid 19

Yang membuat P2P Lending sangat cocok untuk pemula adalah karena modal yang dibutuhkan tergolong minim, ada yang bisa dimulai dengan Rp. 100 ribu saja. Namun umumnya proses peminjaman yang melalui P2P lending tidak menggunakan jaminan. Jadi agar tidak berisiko, maka pastikan anda memilih P2P lending yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

5. Surat Berharga Negara

Surat Berharga Negara atau SBN menjadi salah satu jenis investasi yang cocok untuk pemula karena aksesnya saat ini sudah semakin mudah. Tidak heran apabila banyak investor pemula yang mulai meliriknya, sebab mereka bahkan dapat melakukan investasi surat berharga negara secara online.

SBN sendiri merupakan investasi berupa surat utang yang bisa dibeli oleh investor dari pemerintah. Jenisnya memang termasuk sebagai obligasi, akan tetapi memiliki sedikit perbedaan dengan obligasi biasa. Karena produk surat berharga negara tersebut akan mengalokasikan investasi anda untuk mendanai program yang diprioritaskan dalam memajukan negara.

Dimana keuntungan yang ditawarkan termasuk menjanjikan dan cukup besar, yakni lebih dari 6%. Anda bisa memilih beberapa macam surat berharga negara yang tersedia, mulai dari saving bond ritel yang berupa obligasi negara, sukuk tabungan yang berupa surat berharga syariah negara, dan obligasi negara ritel berupa surat utang negara yang dijual pada investor ritel.

6. Investasi Saham

Meskipun banyak yang berkata bahwa saham adalah salah satu instrumen investasi yang berisiko, namun sebenarnya tidak ada salahnya apabila anda memulai investasi saham meskipun masih pemula. Apalagi untuk membeli saham di zaman sekarang begitu mudah, anda tidak perlu menelepon ke bursa efek terlebih dahulu.

Caranya cukup dengan membuat rekening saham di perusahaan sekuritas, download aplikasi layanan online investasi saham, setor deposit awal, dan anda pun sudah bisa melakukan transaksi jual beli saham. Dimana sebelum melakukan transaksi saham tersebut, anda terlebih dahulu bisa mengubah harga jual atau beli saham tergantung pada kondisi pasarnya.

BACA JUGA  5 Tips Memilih Konveksi Jaket Terpercaya untuk Memulai Bisnis

Akan tetapi, sebagai pemula sebaiknya jangan menanam modal langsung besar. Jangan tergiur akan keuntungan saham yang tinggi, yang memang selalu digembar gemborkan di tengah masyarakat. Agar menjadi jenis investasi yang cocok untuk pemula, mulailah dengan melakukan riset mendetail dan analisa mendalam sebelum berinvestasi saham.

7. Mata Uang Asing

Mata uang asing atau forex memiliki nilai keuntungan yang berbanding lurus dengan risiko kerugiannya. Dengan prinsip high risk high return, mungkin model seperti ini terlihat kurang cocok dipilih oleh investor pemula. Tapi sebenarnya tidak selalu demikian, anda yang masih pemula juga bisa memilih forex sebagai pilihan investasi.

Hanya saja, pastikan anda memiliki broker forex resmi yang sudah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Dan seperti halnya saham, pastikan anda tidak tergiur dengan keuntungan besar semata. Akan lebih baik memulainya dengan modal kecil agar forex bisa menjadi salah satu jenis investasi yang cocok untuk pemula.

itu dia jenis jenis invesstasi yang bisa anda pilih sebagai investor pemula. Sebenarnya pemilihan bentuk instrumen investasi ini juga sangat bergantung pada karakteristik investor itu sendiri. Anda yang lebih suka bermain aman tentunya sangat tepat memilih jenis investasi seperti emas atau reksadana. Namun jika tidak betah menunggu keuntungan meningkat, forex atau saham bisa menjadi pilihan.

Leave a Reply