5+ Tips Financial Planning untuk Anak Muda 2022

Financial planning merupakan strategi atau cara mengatur keuangan untuk mencapai tujuan keuangan. Strategi yang dilakukan bisanya dengan melakukan evaluasi sumber pendapatan di masa sekarang, lalu menentukan tujuan keuangan yang ingin dicapai di masa depan. Selain itu, dengan financial planning akan membantu kita agar lebih sadar dalam menggunakan dan mengontrol uang yang kita miliki. Financial planning adalah proses yang harus terus berjalan jika ingin keuangan teratur berkelanjutan

Tips Financial Planning untuk Anak Muda

Sebagai anak muda yang hidup di zaman modern serta memiliki banyak pengeluaran dan keperluan namun punya banyak mimpi, kita harus bisa mengatur keuangan atau melakukan financial planning. Pandemi covid 19 yang telah berlalu memberikan pelajaran bagi kita bahwa dunia bisa saja seketika berubah. Di masa pandemi covid kemarin banyak keluarga yang sumber pendapatannya terancam, atau bahkan berkurang, bisnis dan perekonomian lesu. Dan masa-masa seperti itu bisa saja terjadi di waktu yang akan datang. Oleh karena itu, kita harus bisa mengatur perencanaan keuangan untuk bisa terus bertahan hidup.

Selain untuk bertahan hidup, mengatur keuangan atau financial planning juga membantu kita untuk mencapai tujuan keuangan serta mimpi-mimpi yang kita inginkan. Lalu apa itu financial planning, apa pentingnya financial planning, serta bagaimana tips dan cara mengatur keuangan akan di bahas dalam artikel ini.

Apa itu financial planning?

Financial planning merupakan strategi atau cara mengatur keuangan untuk mencapai tujuan keuangan. Strategi yang dilakukan bisanya dengan melakukan evaluasi sumber pendapatan di masa sekarang, lalu menentukan tujuan keuangan yang ingin dicapai di masa depan. Selain itu, dengan financial planning akan membantu kita agar lebih sadar dalam menggunakan dan mengontrol uang yang kita miliki.

Apa pentingnya financial planning?

financial planning

Mengapa anak muda harus melakukan financial planning? Memang apa pentingnya? Berikut penjelasannya.

BACA JUGA  Cara Hitung Harga Pokok Penjualan Yang Benar

Antisipasi Perubahan dan perkembangan

Pandemi COVID 19 adalah pelajaran. Bukti nyata bahwa zaman bisa seketika berubah. Yang awalnya kehidupan berjalan normal, setelah pandemi semua lini kehidupan terasa terancam, begitu juga keuangan. Selain itu, zaman juga semakin berkembang, teknologi yang semakin canggih memudahkan proses transaksi dan merubah pola ekonomi masyarakat.

Saat ini banyak sekali marketplace online yang memungkinkan transaksi jual beli tak harus terjadi secara langsung. Kemudahan ini tentu membawa dampak buruk yaitu perilaku konsumtif jika tidak memiliki kemampuan bijak dalam mengatur keuangan. Maka perencanaan keuangan atau financial planning sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi zaman yang terus berubah dan semakin berkembang.

Lebih memahami Prioritas

Dengan perencanaan keuangan, kita akan mengetahui kebutuhan sehari-hari yang harus dicukupi serta membantu mewujudkan apa yang ingin dicapai di masa depan. Dengan begitu kita akan lebih mengetahui prioritas mana dalam kehidupan keuangan kita.

Hari tua menjadi tenang

Salah satu strategi dalam financial planning adalah menjadikan hari tua kita sebagai tujuan keuangan. Jika tujuan keuangan tersebut terpenuhi, maka hari tua kita menjadi tenang. Tidak mengandalkan atau merepotkan anak dan saudara.

baca juga: New: 12 best things for your financial management manual

Tips Financial Planning untuk Anak Muda, Anti Kere!

tips financial planning

Lalu, bagaimana cara mengatur keuangan bagi anak muda generasi millennial? Berikut adalah tips dan cara mengatur strategi financial planning bagi anak muda. Ikuti tips berikut, dijamin anti kere!

Menetapkan tujuan keuangan

Setiap orang memiliki tujuan keuangan yang berbeda-beda. Anak muda usia 20-an dan usia 30-an tentu memiliki tujuan finansial yang berbeda. Tujuan keuangan harus realistis dan sesuai dengan pemasukan.

Contoh tujuan keuangan anak muda saai ini adalah tabungan menikah, rumah, tabungan untuk memulai bisnis,motor atau mobil baru, rumah, dana pensiun dll.

Apapun tujuannya, patokan atau target dalam finansial planning harus jelas. Misalnya, “saya ingin membeli mobil dari tahun depan dengan mencicil selama 5 tahaun”. Maka untuk setahun dari sekarang harus mulai mempersiapkan cicilan bulanan yang harus ditanggung, serta DP yang perlu dibayar di awal.

BACA JUGA  5 Tips Memilih Konveksi Jaket Terpercaya untuk Memulai Bisnis

Menetapkan prioritas pengeluaran

Setelah memiliki tujuan keuangan, selanjutkan adalah mulaimenentukan prioritas pengeluaran.terlebih dahulu kita harus bisa mengelompokkan pengeluaran berdasarkan jenis-jenis pengeluaran.

  1. Kebutuhan hidup (Living) : pengeluaran wajib bulanan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Biaya makan, tagihan listrik dan air, transportasi dll
  2. Cicilan : pengeluaran bulanan yang pasti dan wajib tidak bisa diotak-atik, misalnya cicilan motor/mobil, biaya premi asuransi, dll.
  3. Playing : dana yang bisa digunakan untuk bersenang-senang. Misalnya makan di café atau restoran, healing ke tempat wisata, cek out belanja dsb
  4. Tabungan dan Investasi (Saving) : biaya untuk invetasi jangka panjang. Misalnya Dana Darurat, Investasi saham atau emas dll. Baca juga : 7 Cara investasi Untuk Pemula, Yuk Mulai Dari Sekarang
  • Dana darurat adalah budget yang disimpan khusus untuk kejadian tak terduga di masa depan. Dana darurat waji terkumpul dulu sebelum investasi yang lain. Untuk anak muda yang masih single, dana darurat minimal yang harus terkumpul adalah 6x pengeluaran wajib bulanan.

Pengeluaran tersebut harus di alokasikan sesuai dengan kemampuan. Alokasi dana bisa dilakukan dengan metode 50-30-10-10. 50% untuk kebutuhan hidup/living, maksimal 30% untuk cicilan, 10% untuk tabungan dan investasi dan 10% untuk playing.

Perhatikan Kondisi Keuangan

Setelah menentukan prioritas keuangan, lakukan imlementasi budget berdasarkan pembagian per kategori dan lekukan penyesuaian jika diperlukan. Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk menyesuaikan pengeluaran dalam financial planning. Pertama, dengan menambah sumber pendapatan. Misalnya dengan menambah pekerjaan sampingan atau side hustle, berbisnis, atau investasi jangka pendek. Contoh pekerjaan sampingan yang bisa dilakukan misalnya conten writer, fotografer, jualan online dsb.

baca juga: 7 Investasi yang Cocok untuk Pemula, yuk dicoba

Cara kedua, dengan mengurangi pengeluaran yang ada. Misalnya dengan berhemat, dan menurunkan gaya hidup. Pengurangan pengeluaran bisa dilakukan dari pos kebutuhan hidup dan playing. Hal ini dikarenakan kedua pos tersebut masih bisa diotak-atik dan tidak berdampak serius pada rencana keuangan. Berbeda dengan pos cicilan, tabungan dan investasi. Ketiga pos tersebut wajib dibayarkan (cicilan) dan membantu membangun keuangan masa yang akan datang (tabungan dan investasi).

Hindari hutang

Hutang selalu menjadi masalah. Hindari hutang apalagi untuk memenuhi gaya hidup dan untuk memenuhi standar ekspektasi orang lain. Hutang membuat kita capek dan akan terbebani secara psikis. Jika sudah terlanjur, namun ingin tetap memiliki keuangan yang stabil maka segera selesaikan hutang tersebut atau kurangi jumlahnya.

BACA JUGA  Wajib Tahu! Freelancing, Strategi Bisnis Terbaik 2022

Melakukan pencatatan pengeluaran rutin secara berkala

Mencatat pengeluaran penting dilakukan agar bisa mengontrol pengeluaran. Selain itu, catatan tersebut juga bisa digunakan untuk mengevaluasi rencana keuangan. Mencatat pengeluaran bisa dilakukan dengan cara manual ditulis di buku atau dengan menggunakan aplikasi di ponsel kesayangan. Zaman serba canggih, sekarang sudah banyak aplikasi pencatat keuangan yang bisa memudahkan kita mengontrol keuangan.

Melakukan evaluasi keuangan dengan konsisten

Financial planning adalah proses yang harus terus berjalan jika ingin keuangan teratur berkelanjutan. Maka melakukan evaluasi keuangan harus erus konsisten dilakukan. Agar perencanaan keuangan selalu terarah dan sesuai dengan tujuan keuangan. Sebagai contoh, saat ini kita masih lajang dan belum mempunyai pasangan, beberapa tahun kemungkinan tentu perencanaan keuangan kita berbeda setelah kita menikah dan mempunyai pasangan. Karena tujuan keuangan pun pasti berubah. Oleh karena itu evaluasi keuangan penting dilakukan dalam financial planning.

Kesimpulan

Financial planning merupakan hal penting dilakukan dalam hidup karena kita harus selalu memiliki rencana yang matang demi keuangan yang stabil. Financial planning ini nantinya akan memberikan kemudahan bagi kita untuk mewujudkan mimpi serta mencapai financial freedom.

Karena financial planning adalah proses yang terus berkelanjutan, maka jangan pernah berhenti untuk belajar mengenai perencanaan keuangan. Agar kita bisa membuat dan mengimplementasikan rencana keuangan tersetbut secara benar dan tepat.

Beberapa point penting terkait dengan financial planning yang harus anda pahami adalah urgensi atau apa pentingnya financial dalam kehidupan. Dengan menerapkan financial planning akan berguna untuk Antisipasi Perubahan dan perkembangan, Lebih memahami Prioritas kebutuhan, dan Hari tua menjadi tenang.

Adapun beberapa tips financial planning adalah Menetapkan tujuan keuangan, Menetapkan prioritas pengeluaran, Perhatikan Kondisi Keuangan, Hindari hutang , Melakukan pencatatan pengeluaran rutin secara berkala, Melakukan evaluasi keuangan dengan konsisten.

Itulah penjelasan mengenai Financial planning urgensi dan tipsnya untuk anak muda. Selamat mencoba. Salam literasi

Leave a Reply